[ONE SHOOT] Bigbang Family

author:seungwon
title: bigbang family
cast: anggota bigbang, kim seungwon (author #halah)
genre: friendship,family
rating: G
length : oneshot
disclaimer:
bener-bener karangan sesat author.

happy reading ^^

————————————————————————————————————————————————–

“seungri,cepat tidur!” perintah seunghyun.

“entar ah,lagi tanggung nih sapa yang menang miss indonesia!” ujar seungri dengan mata tertuju pada layar TV.

“ingat kau itu sedang sakit,cepat sana tidur aja!” celetuk taeyang yang sedang asyik twitteran lewat hpnya.

“TIDUR!” tereak gidi sambil mematikan TV.

Diperlakukan seperti itu seungri bukannya menuruti perintah hyung-hyungnya,tetapi malah semakin memberontak.

“hyung!kenapa sih kalian memperlakukan aku seperti ini?!” ujar seungri dengan nada tinggi.

“ini semua kan demi kebaikanmu!” ujar gidi dengan sabar.

“iya kami hanya ingin menjagamu!” ujar taeyang yang kini berhenti maen twitteran.

“CUKUP!!AKU CAPEK SEPERTI INI TERUS,AKU CAPEK DIPERLAKUKAN SEPERTI ANAK KECIL TERUS!!” seungri berteriak histeris,air matanya tak kuasa jatuh dari pelupuk matanya.

“YA!!kenapa kau berteriak seperti itu pada hyungmu?!” ujar seunghyun marah pada seungri.

Seungri terkejut melihat seungyun marah padanya,hatinya terasa sakit bagai diiris-iris silet.

Seungri berdiri lalu berbalik berteriak pada seunghyun.

“AKU BENCI KALIAN!!” ujar seungri berteriak.

Hampir saja seunghyun akan memukul seungri namun dihalangi oleh gidi dan taeyang yang menahan tubuhnya.

“seungri,cepat kau masuk kamar!” ujar gidi karena tak ingin seungri dipukul seunghyun.

Bukannya pergi ke kamar,seungri malah berlari ke arah pintu keluar.

“brakkkk,,,,” seungri membanting pintu lalu pergi.

gidi dan taeyang yang melihat seungri pergi tak kuasa menahannya karena seenggak nya seungri menjauh dari seunghyun yang sedang marah.

————————————————————————————————————————————————

“bodoh,mereka pikir aku gak bisa hidup tanpa mereka hah!” seungri ngedumel sambil berjalan menyusuri komplek perumahan.

Dia masuk kedalam taman yang sunyi dan gelap,hanya ada beberapa lampu yang remang-remang saja disekitarnya.

Ditaman yang mirip ama tempat cewe mangkal itu seungri duduk disebuah bangku panjang.

“astaga,dingin sekali harus kemana aku sekarang?!” ujar seungri dengan gigi yang bergemulutuk akibat udara yang super duper dingin.

Air matanya mengucur deras sederas air keran yang lupa dimatiin *plak.

Memory seungri teringat pada kejadian-kejadian masa lalu membuatnya sakit hati,mengingat selama ini hyung-hyungnya menganggap dia seperti anak kecil.yah meskipun dia maknae di bigbang tapi bukan bearti dia tidak dewasa.seungri merasa harga dirinya dicingcang-cingcang bila diperlakukan seperti itu.

“maunya mereka apa sih,ini gak boleh itu gak boleh!” ujar seungri pada dirinya sendiri.

Seungri merebahkan badannya diatas kursi,tangan dan kakinya melipat berusaha menutupi tubuhnya yang kedinginnan.

————————————————————————————————————————————————-

“astaga sudah tengah malam kenapa seungri belu pulang juga?!” tanya gidi dengan cemas.

“kita tunggu sebentar lagi,kalau dia belum pulang kita cari dia!” ujar seunghyun yang sudah bisa meredam amarahnya.

“Tapi dia gak bawa hp,bahkan gak pake jaket,kau tahukan cuaca diluar sangat dingin,apa lagi dia sedang sakit!” ujar gidi sambil mondar mandir di depan tv saking paniknya.

“iya juga sih,aku takut terjadi sesuatu padanya!” sambung taeyang dengan cemas.

“yasudah kita cari dia sekarang!” ujar seunghyun yang sebenarnya panik juga.

akhirnya pun mereka sepakat untuk mencari seungri,setelah selesai bersiap-siap mereka menuju pintu keluar,tapi pas mau keluar tiba-tiba daesung yang baru pulang kaget karena melihat hyung-hyungnya tampak rapi dan agak sedikit panik.

“mau kemana kalian?” tanya daesung bingung.

“seungri kabur,sekarang kami mau mencarinya!” ujar taeyang.

“hah kok bisa?” ujar daesung yang makin bingung.

“ceritanya panjang buanget dah,lebih baik kau bantu kami cari dia!” ujar gidi seraya melewati daesung yang menghalangi jalannya.

“ahh yasudah aku ikut!” kata daesung.

Mereka ber4 akhirnya mencari seungri disekitar komplek dorm mereka,karena tak ingin diketahui fans merekapun terbatas tak bisa jauh-jauh keluar komplek.

“kemana anak itu pergi?!” tanya seunghyun pada dirinya.

“ayo cari terus,pokonya kita harus menemukannya malam ini!” kata gidi yang paling panik diantara mereka.

“tapi ini sudah terlalu malam,apa mungkin dia pergi kerumah temannya?” tanya daesung.

“itu gak mungkin rumah temennya tuh jauh-jauh laian dia gak bawa dompet jadi gak mungkin jauh-jauh tu bocah!” senggah taeyang.

“sudahlah ayo cari terus!” ujar seunghyun.

Waktu sudah menunjukan pukul 3.45,udara sudah semakin dingin yang udah bikin gak gak gak kuat deh.

setelah sekian lama mencari akhirnya mereka menemukan seungri tertidur di bangku taman,kelihatan banget dia sangan kedinginan karena gak pake jaket.

“badannya dingit banget!” ujar gidi yang memegang kening seungri yang tertidur.

tanpa banyak cingcong lagi seunghyun membuka jaketnya lalu memakaikannya pada seungri.

“kita harus bawa dia ke dorm,minggir biar kugendong dia!” ujar seunghyun menyuruh gidi menyingkir.

seungyunpun menggotong seungri dan membawanya pulang ke dorm diikuti dae,tae,dan gidi.

————————————————————————————————————————————————-

seungyun membaringkannya ditempat tidur,lalu memakaikan selimit untuknya.Meskipun tadi dia yang paling emosi namun siapa sangka ternyata dialah yang paling menyayangi seungri.

Mereka kadang terlalu over protective dalam menjaganya,meskipun seungri rasa semua itu terlalu lebay.

“apa kita berlebihan padanya ya?” ujar gidi memecah keheningan di kamar seungri.

“kita hanya ingin menjaganya dengan baik,mungkin dia belum mengerti maksud kita!” ujar taeyang menanggapi pernyataan gidi.

“sebagai hyungnya aku merasa gagal karena gak bisa mengerti perasaan dongsaenya sendiri!” ujar daesung meratapi kegagalannya.

“nggak kok,kita gak sadar aja kalo ternyata semakin lama seungri itu sudah semakin dewasa!” ujar seungyun yang sekarang tampak mengusap-ngusap dahi seungri.

“dengan penyakit yang dideritanya sekarang aku gak peduli meskipun dia sudah dewasa aku akan terus menjaganya!” protes gidi.

“tentu saja kita akan menjaganya terus,karena dia itu kan baby panda kita!” ujar taeyang yang disambut senyuman hangat oleh mereka.

——————————————————————————————————————————————————

seharian itu seungri masih tertidur,begitu pula dengan anggota bigbang lainnya yang memang sedang tak ada kegiatan hari itu.

Daesung dan taeyang membuatkan bubur untuk seungri,yahh meskipun dia belum bangun tapi seengaknya ketika dia bangun nanti dia gak akan kelaparan.

sulit dipercaya,meskipun mereka tidak ada hubungan darah sama sekali,namum hubungan yang terjalin sudah seperti saudara kandung.

sore itu seungri bangun,badannya masih terasa lemas dadanya terasa nyesek.Dia beranjak keluar kamar untuk mengambil minuman dingin.

“kau sudah bangun seungri!kita sudah buatkan bubur untukmu!”ujar gidi.

namun seolah-olah gak denger seungri terus ngeloyor aja melewati mereka dan mengambil sekaleng fanta dikulkas.

hyungnya tahu,jika seungri udah minum fanta berharti keadaanya sudah lebih baik.

Seungri diem seribu bahasa kalbu,tadinya dia mau so cool ngelewatin hyung-hyungnya namun yang terjadi dia malah kepleset dan jatuh dengan kepala kepentok meja.

“adawww,,” tereak seungri meringis sambil memegan jidatny.

hal ini sontak membuat gidi dan daesung yang paling dekat dengannya kaget.

“astagfirullah!” ujar daesung.

“masya allah!” tereak gidi sambil menghampiri seungri.

“kau gak apa-apakan?” tanya gidi yang ingin memegang jidat seungri,namun tangannya di tepis dengan keras oleh seungri.

“singkirkan tangan kotormu dari  hadapanku!” tereak seungri.

gidi yang mendengar kata-kata itu mulai menitikan air mata,hatinya sakit sekali mendengar itu.

“kau tega seungri!” ujar gidi yang berlari ke kamarnya sambil bercucuran air mata.

“seungri,kenapa kau bersikap seperti itu?” tanya daesung.

seungri hanya bisa diam,,,,,,,,

“cepatlah kau makan bubur ini,nanti keburu dingin!aku akan menghibur gidi dulu!” ungkap daesung melewati seungri yang masih terduduk dilantai.

setelah daesung hilang ditelan bumi,seungripun bangkit dan berjalan menuju kamarnya tanpa menyentuh bubur buatan dae dan gidi sedikitpun.

————————————————————————————————————————————————

Pagi ini anak-anak bigbang bersiap-siap karena ada acara manggung di derings trans tv,mereka bimbang apa seungri mampu untuk ikut.

“seungri,apa kau yakin tidak apa-apa?” tanya taeyang.

“ne !” jawab seungri singkat.

“kalau kau merasa belum baikan kau boleh gak ikut kok!” ujr seunghyun.

“hyung!aku baik-baik saja!” ujar seungri dengan nada ditinggikan seolah-olah dia gak ingin ada pertanyaan lain.

Tak ingin ada pertengkaran lagi,akhirnya merekapun diam seribu bahasa lalu pergi menuju TKP.

Di backstage seungri hanya bisa mojok karena gak mau deket-deket hyungnya,hingga pada waktunya mereka tampil barulah dia mulai merapat ke barisan.

“are you ok boy?” tanya daesung memastikan sekali lagi.

seungri cuman bisa  angguk-angguk geleng-geleng (?)

“dan gak banyak cang cing cong lagi,mari kita sambut BigBangggg ,,,!” tereak sang mc diikuti oleh riuh riuh suara penonton yang dinamakan VIP dan beberapa fandom lain seperti tribune dan festival (?)

dengan gaya bak peragawati kelima anggota bigbang dengan anggunnya berjalan menuju ke tengah panggung.

“annyeong haseo bigbang imnida!” ucap mereka sambil melambai-lambaikan tangannya kaya miss universe abis nyerah di uji nyali masih dunia lain.

setelah prosesi dadah-dadahan ama fans,merekapun bersiap mengatur posisinya masing-masing.

Intro lagu love song pun berkumandang,satu persatu termasuk seungri mendendangkan bagiannya masing-masing sambil joget yang ala kadarnyalah.awalnya sih lancar-lancar hingga akhirnya pada menit-menit pertengahan sesuatu yang menggemparkan dunia perkpopan terjadi.

power seungri mulai melemah,tariannya sudah gak kompak ama yang lainnya,yahh istilahnya yang lain udah ke bogor si seungri malah masih d wc plak.

tiba-tiba seungri berhenti menari,untuk beberapa detik ini dia hanya berdiri diantara anggota bigbang lain.Diapun tidak bernyanyi ketika bagiannya dimulai.

para anggota yang sadar ada sesuatu yang gak beres dengan seungri tak mampu berbuat apa-apa.

sayup-sayup terdengar “ai het dis lop song,i het dis lop song!” hanya ada suara gidi yang terdengar di telinganya.

matanya mulai terlihat buram tak bisa melihat,kepalanya sakit minta ampun (DJ).

tak lama kemudia seungri ambruk di tengah panggung,sontak membuat para VIP berteriak histeris.

ada yang langsung termewek-mewek,ada juga yang langsung gantung diri bahkan ada fans yang langsung minum baygon rasa vanilla blue.

anggota bigbang lain yang melihat seungri tepar langsung menghentikan perfomnya lalu dengan sigap menghampiri seungri yang tergelatak kaya udang terasi ohim.

“seungri,bangunlah!” ujar gidi mengguncang-guncangkan tubuh seungri dengan keras,namun seungri tak kunjung sadar.

“plak,,plak,,plak,,,” daesung menggampar bulak balik pipi seungri ampe merah,namun tetep weh gak bangung-bangun.

tiba-tiba dengan panik taeyang menyiram muka seungri dengan air botol aqua,namun lagi-lagi seungri gak sadar juga.

“aishh apa yang kalian lakukan sih,gak mutu banget!” ujar seunghyun yang sekarang mulai menggendong seungri untuk dibawa kerumah sakit.

akhirnya merekapun berlari menembus keramaian fans yang masih ababil itu.Mereka berlari dengan cepat kaya abis kena uang kaget terus disuruh-suruh cepet belanja.

—————————————————————————————————————————————————

seunghyun,gidi,taeyang,dan daesung juga beberapa perwakilan managementnya menunggu di depan ruang UGD dengan harap-harap cemas.

“ya tuhan selamatkanlah dia!” ujar gidi berdoa.

“dia pasti baik-baik saja hyung!” ujar daesung menenangkan gidi.

“yahh semoga saja!” celetuk taeyang.

“ini salahku,seharusnya aku gak biarkan dia ikut perfom!” seunghyun meratapi nasib.

“tidak!kita semua yang salah gak bisa menjaga adik kita dengan benar!” ungkap daesung.

“sudahlah tak ada gunanya kita saling menyalahkan,kita berdoa saja semoga seungri baik-baik aja!” ujar gidi dengan bijak.

Tiba-tiba pintu UGD terbuka,munculah seorang dokter yang dengan gagahnya berjalan dengan diikuti oleh 4 sudter cantik montok dan bahenol,ditambah dengan efek cahaya dan angin yang pas membuat semua mata tertuju pada mereka.

merekapun langsung berhambur mendekati sang dokter dan menanyakan keadaan seungri.

“bagaimana keadaan seungri dok?!” ujar gidi udah kaya emaknya si seungri aja.

“maaf,anda anda ini siapanya ya?” tanya sang dokter.

“kami keluarganya dok!” ujar seunghyun dengan mantap.

“oh,,begini,keadaannya sudah sangat parah,bila dia gak dapet donor ginjal sekarang,aku gak bisa jamin dia bisa bertahan lebih lama lagi!” ujar sang dokter menjelaskan sambil membuka kacamatanya.

“a,,a,,apa,,!” ujar gidi tergagap-gagap sambil memelototkan matanya ala sinetron-sinetron indonesia.

“alangkah lebih baik jika yang mendonorkan ginjalnya adalah saudara kandungnya!” ujar sang dokter again.

pokonya tiap bacotan yang keluar dari mulutnya gak enak deh buat di denger.

“aku tahu siapa yang bisa menolong seungri!” ujar taeyang tiba-tiba.

“benarkah??” tanya daesung.

“hooh,seungri kan punya saudara kembar yang tinggal di indonesia!” ungkap taeyang.

“bagus,cepat kau hubungi dia dan ceritakan padanya tentang seungri!” perintah gidi.

————————————————————————————————————————————————–

seorang pemuda tampan rupawan turun dari sebuah taxi merah,dia menarik kopernya setelah dikeluarkan dari bagasi oleh sang supir.

pemuda itu melenggang melewati lorong rumah sakit yang ramai,semua mata memandangnya kagum terutama abg abg cewe yang bisik-bisik gak jelas.

“kau,,,??” tanya taeyang setelah pemuda itu hadir dihadapan mereka.

“ne,aku kim seungwon saudara kembar namun beda babeh ama seungri,setelah mendengar kabar tentang kakaku aku langsung terbang kekorea dan langsung kesini.Bagaimana keadaan kakakku sekarang?” tanya seungwon yang tak lain adalah saudara kembar seungri yang tinggal di indonesia. *jangan pada protes kalo author numpang eksis wkwkwkkw

“ahh terima kasih sudah mau datang!” ujar gidi dengan mata berkaca-kaca.

Merekapun menjelaskan kembali keadaan seungri pada seungwon.

setelah mendengar penjelasan taeyang,akhirnya seungwon bersedia mendonorkan ginjalnya meskipun selama ini hubungan seungri dan seungwon sebenarnya kurang baik.

Singkat cerita akhirnya seungri menjalani operasi ginjalnya,operasi berjalan cukup lama sekitar 6 jam.

gidi dkk beserta managementnya harap-harap cemas diluar ruang operasi.

“hyung,sebaiknya kalian makan dan istirahat dulu gih!” ujar daesung pada hyung-hyungnya.

“gak ah dae,aku terlalu cemas hingga gak nafsu makan,tapi kalo kamu maksa tolong beliin hokben gih!” perintah taeyang.

“sekalian jus bekicotnya!” seunghyun menambahkan.

“pake duit kamu dulu ya!” ujar gidi sambil pura-pura melirik suster bahenol didepanny.

“aish katanya pada gak nafsu,eh malah pada nyuruh minta d bayarin lagi ckckck” daesung pergi sambil ngacaprak sendiri.

lampu hijau di atas pintu ruang operasi tiba-tiba berubah warna hijau yang artinya silakan jalan terus! plak,,bukan deh artinya menandakan bahwa operasi telah selesai.

pintu operasi terbuka,tampak sinar yang sangat terang dari dalam,seperti biasa sang dokter dengan dayang-dayangnya keluar dengan efek yang super lebai.

“gimana dok operasinya?” tanya seunghyun.

“berhasil,,berhasil,,horee ,,!” tereak sang dokter dengan gaya dora di eksploler.

gidi,taeyang,seunghyun beserta pihak management tersenyum lega saat mendengar kabar baik ini.

————————————————————————————————————————————————

“hyung,gimana keadaanmu?” tanya seungwon yang berbaring dikasur sebelah seungri.

“aku baik-baik saja seungwon,gomawo yo udah udah mau donorin ginjalnya buat hyung!” ujar seungri.

“gak pa-pa kok hyung,kita kan saudara!” ucap seungwon sambil tersenyum hangat.

“maafkan hyung ya selama ini gak pernah jadi abang yang baik buat kamu!” ungkap seungri.

“gwencanayo hyung!” seungwon memaafkan seungri.

dengan jarak kasur mereka yang cuman semeter akhirnya mereka saling menggenggam tangan satu sama lain,,,uhh so sweet deh ni ade kaka plak.

“pagiii,,,,,!” ujar daesung taeyang seunghyun dan gidi yang tiba-tiba masuk ke ruang perawatan.

“pagii juga!” jawab seungri dan seungwon bersamaan.

“haduh aku bingung nih yang mana seungri mana seungwon kalian terlihat mirip hehe!” ujar taeyang.

“kau baik-baik sajakan seungri?” ujar gidi.

“ne hyung,maafkan sikapku selama ini ya!” ujar seungri menyesali sikapnya selama ini.

“gpp kok,kamu kan masih kecil hehe! ” ujar gidi.

“hyungg,,,!” tereak seungri manjaaa.

“tapi terima kasih ya,selama ini kalian sudah menjagaku!kalian bener hyung-hyungku yang paling daebbak deh.

“tentu saja,karena kita semua bigbang family!” ujar daesung mantap diikuti senyuman bahagia dari semua orang.

Akhirnya keluarga bigbang kembali rukun dan dengan masuknya seungwon menjadi anggota bigbang ke6,maka bertambahlah keluarga bigbang yang sangat friendly ini.

THE END

One thought on “[ONE SHOOT] Bigbang Family

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s